Analisis 4 Perspektif Valuasi Pi Network Pasca Mainnet

by Archynetys Economy Desk

Peluncuran mainnet Pi Network pada Kamis (20 Februari 2024) memberikan banyak spekulasi tentang nilai pasar token ini. Prediksi proyeksinya berkisar dari skenario konservatif sampai sangat optimistis.

Artikel ini menyajikan empat pendekatan utama mengenai potensi nilai pasar Pi Network berdasarkan perkembangan terbaru dan analisis pakar.

Valuasi Konservatif Berdasarkan Proyek Serupa

Pi Network memiliki kesamaan dengan proyek seperti Hamster Kombat (HMSTR) yang juga menggunakan model tap-to-earn dan menarik banyak pemula di dunia kripto dengan harapan mendapatkan keuntungan signifikan.

Tetapi, proyek serupa seperti itu cenderung mengalami koreksi harga setelah peluncuran. Analis DeFi, Crypto King, menekankan bahwa harapan terhadap nilai Pi terlalu tinggi. Dia memuat bahwa harga listing Pi Network kemungkinan hanya mencapai antara US$5 hingga US$30, atau bahkan lebih rendah, sekitar US$2, seperti terlihat di OKX.

“Saya ingin orang mendapat keuntungan dari Pi, tetapi tidak dapat ketolerir harga yang palsu,”

Crypto King juga memperkirakan bahwa koin Pi akan diperdagangkan sekitar US$1 sebelum merosot lagi. Di titik publikasi, PI diperdagangkan seharga US$0,668 di Exchange OKX, menandakan penurunan hampir 60% sejak awal perdagangan.

Kinerja Harga Koin PI | Sumber: Exchange OKX

Valuasi Berdasarkan Teknologi Dasar

Arsitektur Pi Network berbasis blockchain Stellar dengan beberapa modifikasi. Native token Stellar, XLM, memiliki fully diluted valuation (FDV) kira-kira US$17 miliar.

Sebaliknya, FDV Pi mencapai US$65 miliar, menimbulkan pertanyaan mengenai nilai Pi dibandingkan fondasi teknologinya. Selisih ini menunjukkan potensi penurunan harga sebesar 70% agar lebih kompetitif dengan XLM.

Koin PI vs XLM FDV
Koin PI vs XLM FDV | Sumber: Data on-chain

Kekhawatiran Inflasi dan Pengembangan Ekosistem

Whitepaper Pi menyebutkan kemungkinan inflasi berlanjut setelah mencapai 100 miliar token.

“Pi Network mungkin perlu mempertimbangkan untuk menghentikan inflasi setelah distribusi 100 miliar Pi selesai,”

Kurangnya aplikasi unggulan dalam ekosistem Pi juga bisa berdampak negatif pada nilai token. Utilitas dan demanda adalah faktor utama dalam nilai aset kripto.

Hipotesis Global Consensus Value (GCV)

Banyak pendukung menyajikan hipotesis Global Consensus Value (GCV) senilai US$314.159 per token Pi, terinspirasi dari konstanta matematika π (sekitar 3,14159). Namun, ada yang meragukan keberrealistisan angka tersebut.

“GCV adalah visi, bukan nilai pasar,”

Nilai kini di CEX juga dianggap spekulatif dan rentan terhadap manipulasi. Prospek penurunan pasca-launch terlihat jelas menurut banyak analisis. Tim Pi mungkin akan mengambil tindakan radikal dengan membakar token diperdagangkan ilegal.

“Tim Inti dapat membakar Pi yang diperdagangkan melanggar ketentuannya,”

Inilah kendala utama hipotesis GCV yang belum didukung data empiris dan dianggap ambisius. Ekosistem Pi belum ada aplikasi nyata yang substansial.

Meskipun demikian, pendukung angka simbolis tersebut menekankan kelangkaan dan potensi ekonomi Pi sebagai alasan untuk nilai tinggi.

Peluncuran mainnet Pi Network pada 20 Februari 2024 menandai permulaan crypto airdrop terbesar dengan nilai US$12,6 miliar. Meski demikian, indikator pasar menunjukkan momentum yang melemah, menandai pergeseran sikap dari agresif ke lebih waspada.

CEO Bybit exchange, Ben Zhou, menyuarakan skeptisinya terhadap Pi Network. Dia merujuk pada peringatan otoritas Cina yang menganggap proyek ini sebagai skema piramida.

“Jika Anda masih berniat untuk berinvestasi, saya sarankan untuk berhati-hati,”

Pernyataan ini mencerminkan perdebatan kontroversial tentang legitimasi dan prospek jangka panjang Pi Network.

Apakah pendapat Anda tentang empat hipotesis tentang nilai Pi Network ini? Sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter kami untuk mendapatkan informasi terkini tentang dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi dalam artikel ini dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum. Tindakan apa pun berdasarkan informasi ini adalah tanggung jawab pembaca. Artikel ini merupakan hasil penafsiranObjektif dari berbagai sumber, termasuk data pasar dan analisis pakar.


Related Posts

Leave a Comment